Sejarah Singkat

Universitas Muhammadiyah Sukabumi


Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukabumi dengan dukungan dari para tokoh Muhammadiyah Jawa Barat, mendirikan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), sebagai upaya yang menjadi karakteristik pergerakan organisasi Muhammadiyah yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan. Pendirian UMMI didasarkan pada amanat Musyawarah Daerah Pimpinan (PDM) Sukabumi sejak tahun 1996 dengan tujuan:

1.    Membangun masyarakat dalam segala aspek kehidupannya.

2.    Membangun masyarakat islami yang sebenar-benarnya.

3.    Membangun nilai-nilai kearifan lokal dalam bidang teknologi, pertanian, budaya, pendidikan dan budaya ekonomi lokal yang pada akhirnya mencapai tingkat global.


Tujuan pembangunan UMMI ini berkaitan erat dengan falsafah Pendidikan Tinggi Muhammadiyah yaitu mengembangkan keilmuan dan keislaman, berilmu dan beramal demi membangun bangsa dan negara.

Setelah dilakukan pengkajian dan studi kelayakan, maka Musyda PDM Sukabumi pada tanggal 1 Desember tahun 2000 memutuskan untuk segera merealisasikan Keputusan Musyawarah Daerah Muhammadiyah 1996, mendirikan Universitas Muhammadiyah Sukabumi, disingkat UMMI, dengan kampus sementara di Gedung Perguruan Muhammadiyah jalan R. Syamsudin, SH No. 59 Sukabumi.

Keinginan untuk mendirikan UMMI mendapat sambutan positif dari Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten Sukabumi dengan harapan agar Muhammadiyah dapat mempelopori pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang relevan dengan tuntutan pembangunan di masa depan. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi terwujud dengan kesediaan Pemerintah Kabupaten untuk melepas gedung ex-sekretariat daerah Kabupaten Sukabumi kepada Persyarikatan Muhammadiyah yang terletak di Jl. R. Syamsuddin SH No. 50 Kota Sukabumi, dan sekarang menjadi kampus UMMI.

Setelah diadakan perjanjian jual-beli dengan syarat-syarat yang telah disepakati kedua belah pihak, maka pada hari Selasa tanggal 5 November tahun 2002 bertepatan dengan tanggal 29 Sya’ban 1423 H, bekas kantor kabupaten tersebut yang beralamat di Jl.R.Syamsudin,SH No.50 resmi dipergunakan sebagai kampus UMMI.

Peristiwa penyerahan bekas Kantor Pemerintah Kabupaten Sukabumi kepada Persyarikatan Muhammadiyah merupakan tonggak sejarah berdirinya UMMI di tempat yang cukup strategis dan merupakan kampus perguruan tinggi swasta yang cukup terpandang di Kota Sukabumi.

Pada saat penyerahan bekas kantor tersebut, telah terbit surat pertimbangan pendirian UMMI dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Juli 2002). Setahun kemudian terbitlah Surat Keputusan Izin Operasional No.81/D/0/2003 tangal 13 Juni 2003 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Berdasarkan ijin operasional tersebut pada saat itu UMMI memiliki 10 program studi dan setelah menjelang usia 10 tahun kini UMMI memiliki 5 fakultas yang terdiri dari 14 program studi.